Tangerang – DPC Aliansi Wartawan Independen Indonesia (AWII) Tangerang Raya resmi akan melayangkan Pengaduan Masyarakat (DUMAS) terkait dugaan kejanggalan pengadaan barang dan jasa di Dinas Pendidikan Kota Tangerang Tahun Anggaran 2026.
Ketua DPC AWII Tangerang Raya, Cecep Anang Hardian, menyebut temuan tersebut menunjukkan pola yang tidak wajar dan patut diduga telah dikondisikan.
“Nama penyedia tertentu muncul berulang dalam berbagai paket. Ini bukan lagi kebetulan administratif, tetapi patut diduga sebagai pola pengadaan yang tidak sehat,” tegas Cecep.
Berdasarkan penelusuran data E-Katalog, AWII menemukan sejumlah paket jasa outsourcing seperti kebersihan, keamanan, dan tenaga administrasi dengan pola berulang serta nilai anggaran yang dinilai janggal.
Beberapa nama penyedia yang menjadi sorotan antara lain:
IMAJI AKARINDO
RANGER GARDA UTAMA
Total nilai pengadaan yang disorot mencapai sekitar Rp9.479.650.028.
Selain dominasi penyedia, AWII juga menyoroti dugaan pemecahan paket, ketidakwajaran nilai anggaran pada pekerjaan serupa, hingga paket berstatus on process namun telah memiliki nilai besar.
“Jika pola seperti ini terus dibiarkan, publik berhak curiga ada persoalan serius dalam tata kelola anggaran,” ujarnya.
Atas dasar itu, AWII mendesak dilakukan audit investigatif menyeluruh terhadap seluruh paket pengadaan yang dinilai bermasalah.
“Ini uang rakyat. Penggunaannya harus terbuka, rasional, dan bebas dari praktik pengondisian,” tutup Cecep.
( ric)











