Tangerang, Berkembangnya proses Pembangunan Daerah, sangat dipengaruhi oleh kualitas kerja para OPD dalam menjalankan tugas, fungsi dan kewajibannya. Karena itu otoritas tertinggi didaerah harus cerdas ,cermat ,tepat serta objektif menepatkan posisi pimpinan OPD dengan jajarannya. Juga tegas dalam menyikapi atau mengevaluasi kinerja OPD yang kurang memberikan kepuasan pelayanan kepada masyarakat
Realitanya, proses pembanguna dibeberapa daerah sepertinya masih ada yang terbebani oleh kepentingan politik praktis. Sehingga berjalan kurang objektif, terkesan lebih memperhatikan kepentingan kelompok, golongan atau.indivudal masyarakat yang dianggap pernah memberikan jasa politik saat proses pemenangan pilkada tahun lalu
Seperti yang terjadi dalam proses pembangunan Kota Tangerang, pemangku kebijakan tertinggi terkesan kurang objektif , kurang berani dan ragu memberikan tindakan atau mengevaluasi kinerja OPD yang dinilai oleh masyarakat kurang memberikan pelayanan dengan baik. Hal diketahui dari adanya pemberitaan yang menyoroti kinerja kurang baik beberapa OPD. Namun sampai saat ini belum terdengar adanya tindakan tegas atau evaluasi yang dilakukan oleh otoritas tertinggi Kota Tangerang
Menurut informasi yang diterima , diduga kuat hal itu terjadi karena pada saat proses Pilkada tahun lalu OPD tersebut banyak memberikan kontribusi atau sudah memberikan jasa untuk kemenangan sosok yang saat ini memegang hak otoritas tertinggi Kota Tangerang
Bila sudah demikian, maka khawatir proses pembangunan Kota Tangerang suiit Berkembang kearah yang jauh lebih baik . Proses pembangunan dikhawatirkan akan lebih mengedepankan kepentingan pribadi , keluarga kelompok atau golongan tertentu.
Lantas, apa yang harus dilakukan oleh masyarakat dalam menyikapi kondisi pembangunan seperti itu ??
Tentunya masyarakat harus berani bersikap kritis mengawal proses pembangunan. Kemudian mendesak para wakil rakyat agar bersuara lantang membela kepentingan masyarakat. Buktikan bahwa dalam sebuah negara demokrasi kedaulatan atau kekuasaan sepenuhnya ada ditangan rakyat
Penulis ; Asep Wawan Wibawan
( Media Citra Indonesia / MCI Kota Tangerang)












