Beranda / Puisi / “MERDEKA, BUKAN BERARTI DIAM”

“MERDEKA, BUKAN BERARTI DIAM”

Oleh: Cecep Anang Hardian

Merah putih berkibar di langit negeri,
Delapan puluh satu tahun Indonesia berdiri,
Namun kemerdekaan bukan sekadar seremoni,
Bukan hanya upacara dan pidato setiap pagi.

Kemerdekaan adalah suara rakyat,
Yang tak boleh dibungkam oleh kepentingan sesaat,
Ketika kritik dianggap sebagai ancaman,
Di situlah demokrasi sedang dipertanyakan.

Kami bukan rakyat yang ingin melawan,
Kami hanya ingin negeri ini berjalan dalam kebenaran,
Kami bukan pembenci kekuasaan,
Kami hanya ingin kekuasaan menjalankan amanah dan tanggung jawabnya.

Jangan jadikan politik sebagai panggung kepentingan,
Jangan jadikan rakyat sekadar alat dalam perebutan jabatan,
Sebab suara rakyat bukan komoditas kekuasaan,
Dan amanah bukan warisan untuk diperjualbelikan.

Merdeka bukan berarti rakyat harus diam,
Merdeka adalah keberanian menyampaikan kebenaran,
Merdeka adalah keberanian mengawasi kekuasaan,
Dan keberanian meminta pertanggungjawaban.

Jika hukum masih tajam ke bawah,
Jika keadilan masih mudah ditawar,
Jika suara rakyat hanya dicari ketika suara dibutuhkan,
Maka perjuangan kemerdekaan belum benar-benar usai.

Indonesia bukan milik mereka yang berkuasa,
Bukan milik partai, bukan milik segelintir penguasa,
Indonesia adalah rumah kita bersama,
Tempat rakyat seharusnya berdiri dengan kepala tegak dan bermartabat.

Delapan puluh satu tahun telah berlalu,
Tetapi pesan para pejuang tetap membara dalam kalbu:
Jangan wariskan negeri ini kepada keserakahan,
Wariskan Indonesia kepada keadilan.

Merah putih akan terus berkibar,
Selama masih ada rakyat yang berani bersuara,
Selama masih ada hati yang menolak tunduk pada ketidakbenaran,
Selama masih ada anak bangsa yang menjaga amanah kemerdekaan.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.

Merdeka bukan sekadar bebas dari penjajahan.
Merdeka adalah ketika rakyat bebas berbicara,
bebas mengkritik,
bebas mengawasi,
dan bebas memperjuangkan keadilan.

Karena Indonesia adalah milik rakyat.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *