Beranda / Daerah / W‌arga Kunciran Antre Bantuan Air, Peran DPRD dalam Penanganan Kekeringan Dipertanyakan

W‌arga Kunciran Antre Bantuan Air, Peran DPRD dalam Penanganan Kekeringan Dipertanyakan

TANGERANG — Kekeringan membuat sebagian warga Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut disebut telah berlangsung sekitar dua bulan. Salah seorang warga, Haryati, mengatakan air di rumahnya tidak mengalir sehingga ia harus membeli air untuk kebutuhan minum dan memasak.

Sementara untuk mandi dan mencuci, ia terkadang mengandalkan bantuan dari tetangga. Kondisi itu, menurut Haryati, turut menambah beban pengeluaran rumah tangga.

“Biaya hidup makin tinggi, lebih tinggi lagi, nambah lagi,” ujar Haryati, Jumat (18/9/2026), seperti dikutip CNN Indonesia.

Di tengah kondisi tersebut, warga terdampak juga harus mengantre untuk mendapatkan bantuan air bersih.

Situasi ini memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana peran DPRD Kota Tangerang dalam menyerap aspirasi dan mengawal penanganan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan.

Selain menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran, DPRD memiliki fungsi menyerap aspirasi masyarakat. Karena itu, kondisi warga yang mengalami kesulitan air bersih menjadi salah satu persoalan yang dapat menjadi perhatian dalam pengawasan terhadap kebijakan pemerintah daerah.

Penanganan jangka pendek, seperti distribusi air bersih, diperlukan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga. Namun, persoalan kekeringan juga membutuhkan langkah antisipatif, antara lain pemetaan wilayah terdampak, kesiapan titik penampungan, koordinasi antarinstansi, serta penguatan infrastruktur penyediaan air bersih.

Dengan kondisi warga yang telah mengalami kesulitan air selama berbulan-bulan, publik tentu menunggu sejauh mana pemerintah daerah dan DPRD memastikan persoalan tersebut tidak hanya ditangani ketika terjadi krisis, tetapi juga melalui kebijakan yang dapat mengurangi risiko berulangnya persoalan serupa. (aww)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *