Beranda / Daerah / Investor Dipuja, Rakyat Jangan Cuma Jadi Penonton

Investor Dipuja, Rakyat Jangan Cuma Jadi Penonton

TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat pelayanan bagi dunia usaha. Perizinan dipermudah, pendampingan diberikan, dan iklim investasi didorong agar semakin kondusif.

Semua itu tentu penting.

Tetapi ada satu pertanyaan yang tidak boleh dihindari:

Ketika investor semakin nyaman, apakah rakyat Tangerang juga semakin sejahtera?

Wali Kota Tangerang Sachrudin mendorong pelayanan yang cepat, mudah dan memberikan kepastian kepada pelaku usaha, termasuk dalam kegiatan terkait penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Namun publik tentu tidak cukup hanya disuguhi cerita tentang kemudahan pelayanan.

Masyarakat membutuhkan bukti manfaat.

Berapa banyak warga lokal yang terserap menjadi tenaga kerja?

Berapa besar investasi tersebut berkontribusi terhadap PAD?

Apakah UMKM lokal ikut mendapatkan peluang?

Apakah masyarakat di sekitar kawasan industri benar-benar mengalami peningkatan ekonomi?

Dan bagaimana pemerintah memastikan investasi tetap berjalan dengan memperhatikan lingkungan, hak pekerja dan kepatuhan terhadap aturan?

Pertanyaan tersebut semakin penting ketika pelayanan investasi mendapatkan apresiasi melalui Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026.

Penghargaan adalah catatan pelayanan. Tetapi kesejahteraan rakyat adalah ukuran manfaat.

Jangan sampai pemerintah begitu sibuk memastikan investor nyaman, sementara masyarakat justru harus terus bertanya tentang dampak yang mereka rasakan.

Sebab pemerintah bukan hanya bertugas menjadi pelayan investor.

Pemerintah juga memiliki tanggung jawab memastikan pertumbuhan ekonomi memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Karena itu, publik layak meminta keterbukaan data.

Nilai investasi berapa? Serapan tenaga kerja lokal berapa? Kontribusi PAD berapa? UMKM yang ikut tumbuh berapa? Dan manfaat langsung bagi masyarakat seperti apa?

Tidak perlu banyak slogan.

Buka datanya. Tunjukkan hasilnya. Biarkan masyarakat menilai.

Investasi boleh dikejar.

Investor boleh dibuat nyaman.

Tetapi jangan sampai rakyat hanya menjadi penonton ketika modal tumbuh besar di wilayahnya sendiri.

Karena keberhasilan investasi bukan hanya ketika investor berkata, “Kami nyaman berusaha di Tangerang.”

Keberhasilan yang lebih penting adalah ketika masyarakat bisa berkata:

“Kami juga merasakan manfaatnya.”

“Buka datanya. Tunjukkan hasilnya. Biarkan masyarakat menilai.(aww)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *