Beranda / Daerah / Terus Berisik Demi Publik, AWII ; Kenyamanan Pemerintah Bukan Tujuan, Keterbukaan yang Kami Kejar

Terus Berisik Demi Publik, AWII ; Kenyamanan Pemerintah Bukan Tujuan, Keterbukaan yang Kami Kejar

TANGERANG SELATAN — Kenyamanan pemerintah daerah bukan menjadi alasan bagi Aliansi Wartawan Independen Indonesia (AWII) DPC Tangerang Raya untuk menghentikan suara kritik. Sebaliknya, AWII menegaskan akan terus “berisik” ketika menemukan persoalan yang dinilai menyangkut kepentingan masyarakat dan membutuhkan keterbukaan dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Ketua DPC AWII Tangerang Raya, Cecep Anang Hardian, menyebut kontrol sosial merupakan bagian penting dalam memastikan roda pemerintahan berjalan secara transparan dan akuntabel.

Menurutnya, kritik tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman. Pemerintah justru memiliki kesempatan untuk menjawab setiap pertanyaan publik melalui data dan penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kenyamanan pemerintah bukan tujuan kami. Yang kami kejar adalah keterbukaan. Kalau ada persoalan yang belum jelas, kami akan terus bertanya. Kalau belum ada jawaban, kami akan terus bersuara,” tegas Cecep.

Ia mengatakan, AWII tidak ingin menjadi kelompok yang hanya ramai menyampaikan kritik tanpa dasar. Setiap informasi yang diterima, kata dia, harus terlebih dahulu dikonfirmasi dan diuji sebelum disampaikan kepada publik.

Namun, apabila terdapat dugaan persoalan dalam pelaksanaan program, pengadaan barang dan jasa, penggunaan anggaran, maupun kebijakan pemerintah yang belum memperoleh penjelasan memadai, AWII menyatakan tidak akan memilih diam.

Cecep menilai transparansi merupakan kunci untuk mencegah munculnya spekulasi di tengah masyarakat.

“Jangan takut terhadap pertanyaan. Jawab saja dengan data. Karena ketika pemerintah terbuka, masyarakat bisa menilai sendiri. Tetapi ketika informasi tidak jelas, justru pertanyaan akan semakin banyak,” katanya.

Ia menegaskan, istilah “berisik” yang digunakan AWII bukan bermakna membuat kegaduhan, melainkan menggambarkan sikap konsisten dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

AWII, lanjutnya, tidak memiliki kepentingan untuk menjatuhkan pemerintahan maupun individu tertentu.

“Kami tidak sedang mencari musuh. Kami hanya ingin memastikan uang rakyat, kebijakan pemerintah, dan program pembangunan benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat. Kalau semuanya sudah sesuai aturan, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, apa yang harus ditakutkan dari kritik?” ujar Cecep.

AWII DPC Tangerang Raya juga menyatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap berbagai informasi dan laporan masyarakat terkait penyelenggaraan pemerintahan di wilayah Tangerang Selatan.

Setiap dugaan persoalan, kata Cecep, akan ditempatkan sebagai informasi yang perlu diverifikasi, diklarifikasi kepada pihak terkait, dan bila diperlukan didorong melalui mekanisme pengawasan maupun pemeriksaan oleh lembaga yang berwenang.

“Kami akan tetap berada di jalur kontrol sosial. Tidak perlu takut kalau kami berisik. Justru suara kami adalah pengingat bahwa ada masyarakat yang memperhatikan dan berhak mendapatkan informasi,” tegasnya.

Menurut AWII, pemerintahan yang sehat bukan pemerintahan yang bebas dari kritik, melainkan pemerintahan yang mampu menjawab kritik dengan keterbukaan, data, dan pertanggungjawaban.“Kami tidak akan berhenti hanya karena ada yang merasa terganggu. Selama kepentingan publik yang kami kawal, selama masih ada pertanyaan yang belum terjawab, kami akan terus berisik,” pungkas Cecep.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *